Sabtu, 15 Februari 2014

Evening Sky (Fan Fiction)




Evening Sky
Title            : Evening Sky (Part 1)
Author        : AnnastasXiah
                    Cast :          Cho Kyuhyun
                    Lee Sungmin
                    Shin Donghee ( as Dr.Shin)
                    And other…


          












          Sinar matahari pagi yang sangat indah mengusik ketenangan seorang namja muda yang masih tertidur di kamarnya . dia mengerjapkan matanya lalu melihat kearah jendela kamarnya yang sudah terbuka. Dan ia melihat sesosok namja imut yang berdiri di dekat jendela, ia pun langsung duduk di tempat tidurnya.

“Sungmin hyung……sedang apa disana…”  kata pemuda yang baru saja bangun itu.

            “Sebaiknya kau cepat mandi Kyu..ini sudah jam 6 pagi,sebentar lagi kita berangkat ke kampus.” Jawab namja imut yang ternyata adalah hyung-nya.
“AIGO!! Baiklah hyung ! tunggu aku !” teriak namja itu. Ia pun langsung berdiri lalu berlari ke kamar mandi yang ada di kamarnya.

            Nama lengkapnya Cho Kyuhyun. Dia adalah anak terakhir dari 3 bersaudara. Hyungnya adalah Cho Sungmin,dan ibunya adalah Jung Ryeo Na,dan Hyung nya yang kedua adalah Cho Tae Yoon,tetapi Tae Yoon sudah meninggal sejak Kyuhyun berumur 7 tahun. Ibunya sangat menyayangi Sungmin,walaupun terkadang Sungmin salah bertindak,tetapi ibunya tetap membelanya. Lain halnya dengan Kyuhyun. Setiap kali kyuhyun mengerjakan sesuatu,ibunya selalu menganggapnya salah. Ibunya benci dengannya,karena ibunya menganggap bahwa Kyuhyun adalah penyebab kematian Tae Yoon.
           

Kyuhyun menggeser kursi makan dan duduk sambil menunggu ibunya untuk sarapan,Sedangkan ayahnya masih bekerja di luar negri. Sementara itu,Sungmin memperhatikan sang adik yang kelihatan sangat murung dan matanya sembab. Apalagi tubuhnya yang kian kurus,membuat Sungmin makin merasa hawatir kepada adik satu satunya itu.

“Kyu..matamu sembab,badanmu semakin kurus..apa kau sakit?” Tanya Sungmin.
          
    “Ah…aniyo,Hyung..aku tidak apa apa.mungkin karena aku sedikit capek,dan kurang tidur..” jawab kyuhyun dengan menundukkan kepalanya,entah kenapa kali ini ia tidak berani menatap hyungnya.

“Jangan berbohong…aku rasa kau sakit…penyakitmu kambuh lagi,kyu ? Jebal..katakan kepadaku..” Sungmin memohon kepada adiknya.
        
    “Kalaupun dia sakit,berarti bukan urusan mu,juga bukan urusanku. Lagipula,tidak mungkin dia sakit,setiap hari aku memberinya makan. Dan kalaupun sakit,berarti dia yang harus menanggungnya sendiri,karna itu tubuhnya dan bukan urusanku. Sekarang cepat habiskan sarapan mu dan pergi kuliah..” omel Ny.Cho yang tiba tiba saja datang.
    
         Kyuhyun semakin merundukkan kepalanya. Matanya panas,mungkin cairan itu akan menetes lagi karena baru saja ia mendengar kata kata pedas yang keluar dari ibu kandungnya sendiri. Dia pun menutup mukanya ,lalu berusaha menahan tangisnya walaupun itu sangat susah. Kyuhyun pun berdiri dan langsung menyambar tasnya yang ada di kursi. Lalu ia berjalan meninggalkan ruang makan.

“Eomma…kasihan Kyuhyun..” kata sungmin sebelum ia pergi mengikuti Kyuhyun. Ny.Cho hanya terdiam dengan gaya angkuhnya.

Kyuhyun terus berlari keluar rumah dan pergi ke halte bis yang ada di jalan raya,dekat dengan rumahnya. Sementara itu,Sungmin masih mengejarnya. Kyuhyun pun memperlambat langkah kakinya karena tiba tiba kepalanya terasa sangat sakit. Air matanya pun terus mengalir deras karena menahan sakit kepalanya itu. Iya memegang kepalanya dan berusaha untuk tetap berjalan. Untung saja Sungmin melihat adiknya merintih kesakitan di pinggiran jalan,ia pun segera berlari dan menolong adiknya itu. Ia memeluk adiknya dengan erat.

“Omo..Kyuhyunie,gwaenchana?” Tanya Sungmin sambil menolong adiknya untuk berdiri.
    
        “Gwaen..cha..n..na..yo..Hyung…” jawab Kyuhyun dengan terbata bata.

“Kau hari ini tidak usah masuk kuliah ya..kau istirahat saja dirumah..aku akan mengantarmu pulang.” Kata Sungmin.
     
       “Andwaeyo,Hyung..” ujar Kyuhyun sambil mencoba berdiri.
“Tapi kau sakit,badan mu panas,Kyu.” Kata Sungmin.
      
      “Andwayo……Andwaeyo…aku tidak mau…eomma..marah…Jebal…jangan antar aku pulang..”  pinta Kyuhyun.

“Baiklah,Kyu..tapi telfon aku kalau kau merasa sakit lagi.” Kata Sungmin.
            “Araseo,Hyung..”

{Kyuhyun’s POV}

            Air mataku terus mengalir deras semenjak aku meninggalkan rumah. Kata kata eomma membuat ku semakin sakit. Entah kenapa aku diperlakukan seperti ini,padahal aku dan sungmin hyung sama sama anak kandungnya. Tapi dia terlihat sangat benci kepadaku.

           Sakit di kepalaku semakin menjadi. Setiap harinya aku semakin merasakan sakit yang berbeda beda,apa ini pertanda bahwa sebentar lagi aku akan bertemu dengan Taeyoon hyung dan juga Tuhan? Aku harap dugaanku benar. Aku tidak sanggup kalau harus terus hidup , tapi dibenci oleh ibu sendiri. Tapi sampai sekarang aku belum tau apa jenis penyakit yang aku idap sekarang ini. Bahkan aku belum memeriksanya ke dokter.

            Di kampus…aah…sangat sepi kalau masih jam 7. Bahkan aku belum melihat teman teman ku. Dimana Kibum,Ryeowook,Henry,Jonghyun..dan..ah..aku bertemu salah satu temanku, Choikang Changmin.

“YAA,Changmin ! cepat kemari !”

           “Ya! Setan gila ? kau kah itu..? hahahahahaha” sahut changmin sambil tertawa.

“Kau yang setan..haha…ini keajaiban..kau datang cepat sekali hari ini,apa setan yang ada di dalam tubuhmu itu sudah pergi,uh? Dan kau sekarang berubah manjadi malaikat Changmin,uh? Hahahahahaha… menakjubkan” aku meledeknya dengan  lidah ku yang terkenal tajam. Tajam? Mungkin pewarisan sifat dari Eomma..hahaha.

           “Dasar setan..tidak..Noonaku yang mengantarku,makanya aku cepat. Hmm…Kyu ! kau sangat pucat..apa kepalamu masih sakit? Atau asma mu kambuh?” Tanya Changmin dengan wajah bodohnya.

“Ah..Ani..sudahlah,aku tidak suka membahasnya.” Jawabku. Ya..aku sangat malas untuk membahas ini..

            “Baiklah…tapi jangan sungkan mengatakan sakit kalau kau benar benar sakit,Kyu. Jangan dipendam… aku tidak mau sahabatku sakit…” kata Changmin. Raut wajahnya menggambarkan dia sedang sangat hawatir.
           
            Changmin pun merangkul ku dan mengajakku untuk berjalan di sekitar kampus sambil melihat tebing buatan yang akan kami pakai untuk praktek memanjat tebing nanti. Itu adalah alah satu praktek dari komunitas yang sedang aku jalani di kampus,yaitu komunitas Pencinta Alam. Tebing buatan itu lumayan tinggi,dan seketika aku kedua kaki ku melemah karena aku membayangkan seandainya aku jatuh saat memanjat tebing nanti.

            Setelah cukup lama berjalan di sekitar kampus, kami pun melihat teman teman kami yang lainnya. Jonghyun, Kibum, dan Ryeowook. Kami pun mempercepat langkah kami untuk segera berkumpul dengan teman satu perjuangan kami itu. Bahkan dari jauh,sudah terlihat mereka tersenyum lebar kepada kami. Tapi,terlihat sedikit raut wajah hawatir mereka saat melihat ku.

            Kami pun berkumpul bersama. Bahkan baru saja bertemu,kami sudah tertawa. Entah apa yang kami tertawakan..tapi..ah,sudahlah. Justru ini lebih baik dari pada kami hanya berdiam diri. Jonghyun melihat wajahku dengan seksama. Sedang apa dia..apakah dia terpesona melihat wajahku yang tampan ini?! Mungkin saja…lagi pula,itu adalah fakta bahwa aku tampan dan memiliki charisma yang kuat.hahaha..

“Kau sakit,Kyu?” Tanya Jonghyun dan Ryeowook hampir bersamaan.

            “Ani..” jawabku. God..kenapa mereka menanyakan hal yang sama seperti Changmin dan Sungmin hyung..apakah wajahku sepucat itu..

“Jinjja?” Tanya Kibum yang sedikit ragu dengan jawabanku.

            “Ne…Umm…aku ke toilet sebentar ya..”  ujar ku. Aku pun segera berjalan ke toilet.

Aku masih berfikir keras tentang pertanyaan yang dilontarkan kepadaku . dan semua pertanyaan mereka sama. Apakah aku kelihatan sangat sakit..Tuhan..apa yang terjadi..

            Aku melihat wajahku di cermin yang ada di toilet. Ternyata mereka benar,wajahku sangat pucat. Bahkan aku seperti tidak mengenali diriku sendiri. Kepalaku semakin sakit,dan aku bingung.. sebenarnya apa yang sedang terjadi.. aku pun membasuh wajahku agar pikiranku lebih tenang,lalu aku pergi ke kelas.

{Kyuhyun’s POV End}

 Changmin dan ketiga temannya yang lain membahas tentang Kyuhyun yang semakin hari terlihat seperti orang yang sedang sakit parah. Mereka bingung dan sedang mencari jawaban tentang anak itu. Biasanya Kyuhyun adalah orang yang sangat ceria,bahkan sangat jahil, hingga dia dijuluki EVILKYU oleh teman temannya. Tapi akhir akhir ini dia lebih banyak murung,dan lebih banyak berdiam diri. Untung saja dia masih bisa tertawa,kalau tidak, hari hari mereka akan terasa seperti hari tanpa Kyuhyun.

Matahari di siang itu sangat menyengat,tetapi hal itu tidak menghalangi komunitas pencinta alam untuk berlatih memanjat tebing. Dan di lapangan itu sudah ada Changmin,Jonghyun,Kyuhyun,dan Kibum. Sementara itu Ryeowook hanya dapat melihat mereka karena tangannya masih cedera. Dan mulailah giliran Kibum,dan Kyuhyun yang memanjat tebing itu.

Tidak terasa Kibum sudah hampir sampai di puncak tebing,sementara itu,Kyuhyun masih jauh dari Kibum. Bahkan masih sangat jauh dari pertengahan tebing itu. Dia terus berusaha untuk tetap kuat walaupun sekarang sakit kepala itu mulai datang lagi. Keringat dingin mengucur deras dari tubuhnya,dan dia masih bertahan di posisi 1,15 meter dari bawah. Kyuhyun merasa otot otot tubuhnya semakin melemah,dan akhirnya ia pun terhempas. Untung saja tali pengaman yang ia pakai tidak sampai putus.

Changmin,Ryeowook,dan Jonghyun melihat Kyuhyun yang tiba tiba tidak sadarkan diri. Lalu mereka melepas segala safety stuff dari tubuh Kyuhyun dan bergegas mengantarnya ke rumah sakit. Untung saja di perjalanan menuju rumah sakit Kyuhyun sadar walaupun tubuhnya masih sedikit lemah. Ryeowook,Kibum,Changmin,dan Jonghyun sedikit lega karena melihat Kyuhyun yang sudah sadar. Tapi mereka tetap harus membawa Kyuhyun ke rumah sakit.

{Kyuhyun’s POV}
Mataku sedikit berkunang kunang ketika dibuka. Dan tampaklah Ryeowook dan changmin yang sedang memperhatikanku. Dan mereka bilang aku pingsan saat latihan memanjat tebing,dan sekarang aku sedang berada di mobil yang dalam perjalanan menuju rumah sakit. Mungkin organ organ dalamku akan di check dengan menggunakan x-ray.

Sesampainya di rumah sakit,aku membuka jaketku,lalu langsung masuk ke ruangan yang dikhususkan untuk melakukan X-Ray. Aku pun berbaring di alat itu,dan dokter yang akan memeriksaku melalui monitor. Setelah beberapa lama,aku pun diperbolehkan keluar.

Aku keluar dari ruangan itu dan langsung menemui teman temanku. Mereka tampak sangat hawatir ketika melihatku. Aku takut hal buruk akan terjadi. Aku takut untuk menerima penyakit yang mungkin parah dan bersarang di tubuhku. Dan 1 hal lagi yang aku takuti,aku takut penyakit ini akan membuatku meninggal dengan cepat.

Tidak lama kemudian,dokter yang tadi menanganiku keluar dari ruangannya dan langsung memanggil namaku. Aku pun berdiri dan berjalan ke ruangan dokter itu,lalu aku pun masuk.

“Tuan Cho Kyuhyun,silahkan duduk disitu dan relax kan pikiranmu..” kata Dr. Shin kepadaku.

“Dokter, apa yang terjadi?” Tanya ku.
           
           “ Begini tuan..melalui sinar X-Ray tadi,kami menemukan sel kanker yang ada di otak mu. Kanker ini terus menyebar ke hampir seluruh tubuhmu. Dan..kankermu sudan menginjak stadium 3. Kau masih mempunyai harapan hidup yang bisa dibilang lumayan kecil,tapi jika kau mau melakukan pengobatan secara rutin,mungkin kanker ini akan terus berkurang,dan mungkin akan hilang.” Ujar dokter itu dengan sangat jelas.

“Ka..kan..kanker..?” Tanya ku kepada dokter itu. Aku sangat shock.
             
          “Benar,tuan Cho. Anda mengidap kanker otak,stadium 3.” Ujar sang dokter.

“Lalu..apa yang harus aku lakukan?” Tanya ku.
            
          “Anda masih bisa melakukan teraphy,tapi saya menganjurkan anda untuk melakukan operasi secepatnya,sebelum penyakit ini menyebar ke seluruh tubuh anda. Anda juga harus minum obat secara rutin,Saya akan member resepnya.datang lagi bila obatnya sudah habis. Saya harap anda bisa sembuh.” Ujar Dr.Shin.

“Ne..Kamsahamnida…” ujar ku.

            Aku pun terdiam. Operasi? Bagaimana aku melakukannya…aku tidak berani menceritakan hal ini kepada teman temanku,apalagi Sungmin Hyung..atau Eomma. Ah..lebih baik,aku menyimpan rahasia ini sendirian. Lebih baik penyakit ini berkembang di tubuhku,lalu aku akan mati perlahan. Aku tidak sabar untuk bertemu Tae Yoon hyung,dan tentu saja Tuhan. Mungkin ini adalah jalan terbaik agar aku bisa hidup tenang, sangat sakit bila hidup tetapi dibenci oleh orang yang sangat aku sayangi.

           Aku pun keluar dari ruangan dokter itu,sambil membawa kertas berisi tulisan tulisan resep obat. Aku pun melihat teman teman ku yang menungguku sejak tadi,mereka memandangku dengan raut wajah cemas. Changmin langsung merangkul ku,dan melihat kearah kertas resep obat yang ku pegang. Ia kembali menatap mataku dengan penuh kecemasan.

“Kyu…kau tidak apa apa kan?” Tanya Changmin.

            “Ne…Gwaenchanayo..ini hanya resep obat biasa,tenang saja..” ujar ku. Aku terpaksa membohongi Changmin.

“Kyu,kami akan mengantarmu pulang.” Kata Jonghyun.

            “Ah..ani..aku naik Bus saja..” ujar ku.

“Tidak,kali ini kau akan kami antar pulang.” Ujar Kibum.

            “Baiklah…tapi tunggu,aku akan mengambil obat disana.” Ujar ku sambil menunjuk ke ujung kanan,tempat apotek resmi rumah sakit ini.

“ne..” kata mereka.

Ingin sekali aku menangis saat aku lihat wajah teman temanku. Rasanya sangat sakit saat mendengar vonis dokter bahwa aku mengidap kanker otak,dan aku merasa lebih sakit saat aku mengingat eomma ku yang tidak peduli kepadaku. Dan sungmin hyung….aku menyayangimu,dan aku tidak ingin kau tau bahwa aku sakit. Dan di saat saat seperti ini,aku ingat kepada Taeyoon hyung.

            Aku mengambil obat obatanku,lalu kembali kepada teman temanku,mereka melihatku dan kami langsung menuju tempat parkir. Kibum membukakan pintu mobil dan menyuruhku masuk. Ah…disaat aku sakit seperti ini,aku diperlakukan seperti raja oleh teman temanku,dan inilah yang membuatku semakin sedih.

            Aku merebahkan tubuhku diatas tempat tidurku. Rumahku sedang sepi karena Sungmin hyung belum pulang,sementara itu,Eomma masih berada di kantor. Aku mengambil ponselku yang ada di kantong,lalu melihat sebuah pesan masuk,dari Sungmin hyung..ah…baru saja aku memikirkan dia,dan sekarang dia sudah mengirimku pesan teks. Aku pun langsung membukanya.

‘Kyunnie..my cute namdongsaeng..
  Hari ini aku akan pulang lebih awal,
  mungkin jam 3.15,dan kau harus   menungguku dirumah!
  Ingat,jangan lupakan aku hanya karena PSP
  busukmu itu..hahahaha…
  See u at home,saranghae!’
           
            Akupun tertawa kecil membaca pesan dari Hyung ku yang sangat narsis itu,bahkan dia merasa lebih muda dariku,padahal umur kami berbeda 2 tahun.

            Aku pun bergegas mandi dan mengganti pakaiannku. Lalu aku mengambil PSP yang ada di lemariku,dan memainkannya. Yeah…Game adalah hal yang sangat membantuku disaat saat seperti ini. Aku tidak terlalu memikirkan perkataan dokter,bahwa aku mengidap kanker otak. Kalau sudah begini,apa yang harus aku lakukan? Pengobatan kah? Apakah itu akan membantu memperbaiki hubunganku dengan Eomma? Tentu saja tidak..
mungkin bila aku mati, Eomma tidak akan marah setiap hari. Aku tahu,eomma selalu marah saat melihat wajahku karena dia benci kepadaku. Tapi,biarlah… lagi pula,sebentar lagi aku akan meninggal.

“Kyuhyuniiiieeee!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!”

            Suara Sungmin hyung pun terdengar jelas dari kamarku,tandanya ia sudah pulang. Dan suaranya menggambarkan kebahagiaan..tidak seperti diriku yang baru saja divonis sakit keras. Aku pun membuka pintu kamar ku dan mendapatinya sedang tersenyum lebar ke arah ku sambil menyembunyikan sesuatu di belakang tubuhnya. Aku mencoba melihat,tapi tidak berhasil. Aku pun bertanya.

            “Hyung..apa yang sedang kau sembunyikan?”

“Ah..ani…kau tidak boleh tahu..”  ujar Sungmin hyung.

            “Jebal…beritahu aku….”

“Tadaaa…!!” Sungmin hyung memperlihatkan benda itu.

            “dua kotak jjangmyun ?” Tanya ku.

“Iya Kyu !!! kemarin kau memintaku untuk membelikanmu Jjangmyun,kan..?” jawabnya.

            “Ne,Hyung…Gomawo..” ujarku . aku tetap tersenyum,walahpun aku sangat tidak berselera makan hari ini.
           
            Kami pun masuk ke dalam kamarku,lalu duduk di lantai dan Sungmin Hyung membuka 2 kotak Jjangmyun itu untuknya,dan untuk ku. Lalu ia memberiku sepasang chopsticks. Ia langsung melahap makanan yang masuk dalam salah satu list favorite ku itu. Tapi,aku hanya melihatnya makan,lalu melihat kearah Jjangmyunku,aku sangat tidak berselera. Ingin saja aku meletakkan makanan ini jauh dariku. Tapi,tiba tiba Sungmin hyung mengagetkan ku.
            “Kyu…kenapa tidak makan? Kau sudah makan siang sebelumnya ?” tanyanya.

“Ani hyung…aku akan memakannya..” Jawabku. Namun,dengan cepat ia menyuapiku.

            “Enak,Kyu?” tanyanya dengan wajah innocentnya itu. Aku sungguh tidak tega melihatnya.

“Hmm..”  aku mengangguk pelan. Aku terpaksa membohonginya, makanan ini membuat perutku mual. Dan tiba tiba saja kepalaku kembali terasa sakit.

            Aku tetap mengunyah Jjangmyun itu di dalam mulutku,walaupun kepalaku terasa sangat sakit. Aku pun bergegas ke dapur untuk mengambil minum,tapi Sungmin hyung mengikutiku. Aku melihat wajahnya sebentar, perasaan cemas sangat tampak di wajahnya. Aku semakin takut,aku sangat sedih..ingin sekali aku menangis. Hyung..tolong aku..

            Aku mempercepat langkahku ke dapur,lalu aku langsung mengambil segelas air. Aku meneguknya sampai habis,lalu aku terduduk di kursi makan,lalu merundukkan kepalaku. Rasa sakitnya perlahan lahan hilang. Tapi entah kenapa hidungku terasa panas,seakan akan ada yang mengalir. Aku pun menegakkan kepalaku,dan aku dikagetkan oleh teriakan Sungmin hyung.

            “Ya! Kyunie..kau mimisan! Omooo !!!” teriaknya.

 Ia pun langsung menampung darah segar yang mengalir dari hidungku dengan bagian bawah bajunya,aku menegakkan kepalaku,dan..aku menangis. Ia memelukku dengan erat,tubuhku bergetar,air mataku mengalir deras. Aku sadar bahwa aku sangat lemah,bahkan karena hal ini,aku menangis.

“Kyuhyunnie,gwanchanayo?” Tanya nya saat darah itu seudah berhenti mengalir.

“Ne hyung,gomawo..” jawabku pelan.

“Kyu…jangan menangis..” ujarnya.

            “Hyung…aku menyayangimu… Jangan tinggalkan aku dalam keadaan apapun, dan jangan lupakan aku saat aku meninggal nanti,aku menyayangimu..Jeongmal saranghae.” Ujarku,ia pun memelukku.

“Kau ini kenapa..kau tidak akan meninggalkan ku. Kau tidak sakit,kan?” Tanya nya. Ia pun berlutut dihadapanku. Matanya menatap mataku,wajah innocentnya membuatku tidak bisa berkata apa apa.

            “Ani Hyung..” jawabku.

“Kau sakit,Kyu?”

            “Aniyo..Hyung…aku tidak sakit.”

“Jebal…”

            “Aku tidak sakit,Hyung. Tenanglah..”

“Jeongmal..?” tanya nya.

            “Ne…Hyung.. Mianhaeyo..”

“Mian? Untuk apa? Kyu…kau tidak pernah berbuat salah kepadaku..” Ujarnya.

            “Saranghaeyo,hyung..”kata ku. Aku pun memeluknya.
           
            Aku sangat nyaman berada dipelukan orang yang paling aku sayangi ini. Aku tidak akan bisa meninggalkannya. God,buatlah kebahagiaan kami ini abadi,aku tidak bisa meninggalkannya. Tapi,disisi lain aku merasa sangat sedih. Aku takut. Aku sangat kecewa. Aku mengharapkan kehadiran Eomma disaat aku sedih seperti ini, aku sangat merindukan pelukan hangatnya saat ia belum membeciku. Taeyoon hyung,tolonglah aku.God,tolong berikan Eommaku kesadaran agar ia bisa menyayangiku lagi..

To Be Continued….


Jeongmal Gomawo buat yang udah baca ^^ Boleh Copy-Paste..Tapi jangan lupa sertakan creditsnya ya..
Ini FF ku yang pertama,Author minta maaf banget kalo FF nya jelek..

Kim Soo Hyun Adakan Fan-Meeting Di 6 Negara

Aktor yang selalu membuat kalian jatuh cinta melalui drama yang dibintanginya seperti Dream High dan yang sekarang Man From The Stars, Kim Soo Hyun berencana mengadakan fan meeting yang akan dimulai pada 26 Maret mendatang.

Key East entertainment mengungkapkan jika fan meeting ini akan diselenggarakan sebagai bentuk rasa terima kasih pada fans domestik maupun manca negara yang mendukung setiap produksi termasuk SECRETLY GREATLY, Moon That Embraces The Sun dan Man From The Stars.
Seperti yang dilansir oleh allkpop.com, Kim Soo Hyun akan memulai tour fan meeting di Seoul pada pertengahan maret mendatang. Setelah itu akan dilanjutkan ke Taiwan, China (Beijing, Sanghai dan Guangzhou) Jepang, SIngapura dan Thailand.

Sayangnya Indonesia tidak masuk list dalam daftar fan meeting yang akan diadakan sang aktor, meski tak sedikit penggemar Kim Soo Hyun di Indonesia. Ada yang akan pergi ke Singapura demi bertemu pemeran Do Min Joo dalam drama Man From The Star ini?

cr : Kapanlagi.com